Mengenal Perbedaan Arsitektur Aplikasi Monolitik dan Microservices

Dalam arsitektur pengembangan perangkat lunak, perdebatan antara menggunakan Monolith atau Microservices selalu menjadi topik hangat.\n\nMonolith cocok untuk proyek skala kecil karena kemudahan deployment-nya. Namun, jika aplikasi Anda mulai masif, Microservices memungkinkan aplikasi berjalan tanpa mengganggu modul lain jika terjadi error. CV BMT memiliki pengalaman merancang kedua jenis arsitektur ini menyesuaikan tingkat kebutuhan klien.
Baca Artikel Lainnya